Barcelona dan Pique Protes Kartu Merah Dengan Kata-Kata Kasar

Barcelona dan Pique Protes Kartu Merah Dengan Kata-Kata Kasar

Klub Catalans telah menyerukan suspensi apapun untuk dibatalkan dan bek sendiri mengklaim tuduhan resmi yang palsu.

Barcelona dan Gerard Pique telah memprotes tidak bersalah bek melawan tuduhan wasit bahwa ia berkata “Saya s *** pada w **** ibumu” di leg kedua Supercopa de Espana hari Senin melawan Athletic Bilbao.

Bek tengah itu mendapat kartu merah di menit 56 kala upaya Barca membalik defisit 4-0 leg pertama setelah Lionel Messi telah memberi mereka memimpin satu gol babak pertama.

Wasit Velasco Carballo diklaim dalam laporan pasca-pertandingan yang Pique menyemburkan omelan bermulut kotor di asistennya ketika pemain asal Spanyol menjadi marah atas adanya bendera offside terhadap Aritz Aduriz.

Pique bisa ke sanksi antara empat dan 12 pertandingan untuk dugaan tersebut, tetapi juara Eropa mengklaim dia tidak bersalah atas tuduhan yang dijatuhkan terhadap dia dari pertandingan di Camp Nou, yang berakhir 1-1 pada malam.

“Barcelona mengajukan keberatan pada hari Selasa untuk kartu merah terbukti Gerard Pique di menit ke-58 dari leg kedua Supercopa de Espana melawan Athletic Bilbao,” demikian pernyataan.

Pique juga melonjak ke pertahanan sendiri beberapa jam kemudian, mengungkapkan penyesalannya pada marah tapi bersikeras ia tidak langsung setiap komentar yang meremehkan terhadap wasit.

“Saya minta maaf atas sikap saya gunakan untuk memprotes dengan hakim garis, itu tidak benar,” tulisnya di Twitter pada Selasa dikutip Agen Bola.

“Itu adalah pertandingan yang sangat menegangkan di mana banyak yang dipertaruhkan. Namun, tidak pernah ada waktu saya mengatakan penghinaan apapun terhadap dirinya.”

Skuad Luis Enrique kehilangan kesempatan mereka dengan agregat 5-1 dan kini mempersiapkan pertandingan ketiga mereka melawan Athletic dalam waktu sembilan hari ketika mereka membuka kampanye Liga mereka di San Mames, Minggu.